Pemain Bruno Fernandes; Mohamed Salah; Kevin De Bruyne; Romelu Lukaku; Bukayo Saka; Nasional. Info. Klasemen; Jadwal & Hasil; Breaking News; Klub. Timnas Indonesia; Persib; Persija; Arema PialaDunia 2022 di Qatar akan menjadi ajang unjuk gigi para pemain muda berbakat. Berikut empat di antaranya yang siap mengguncang ajang empat tahunan itu. Setelah Andres Iniesta dan Xavi Hernandez, kini muncul satu nama sebagai gelandang muda potensial, Pablo Gavi. Di usianya yang masih sangat belia 17 tahun, ia sudah menjadi andalan di ThierryHenry. Thierry Daniel Henry ( IPA: [tjɛ'ʀi ɑ̃'ʀi], lahir 17 Agustus 1977) adalah mantan pemain sepak bola Prancis yang bermain di posisi penyerang . Henry lahir dan tumbuh di Paris dan sejak muda memperlihatkan kemampuan yang sangat potensial. Dia ditemukan oleh AS Monaco pada tahun 1990, kemudian langsung bergabung, dan melakukan 17 Dinamo Zagreb: CB, LB: 67: 85: £1.3m: 31: J Vagnoman: 18: Hamburg: RB, LM, LB: 66: 85: £1.1m: 32: A Bella-Kotchap: 17: Bochum: CB: 63: 85: £675k: 33: P Retsos: 20: Bayer Leverkusen: CB, RB KylianMbappe - 95. Kylian Mbappe (nj.com) Striker PSG, Kylian Mbappe, memiliki rating potensi tertinggi, yakni 95, di FIFA 22 dan rating keseluruhan 91. Ini menjadikannya salah satu pemain terbaik dalam gim ini. Karena dia baru berusia 22 tahun, ada ruang besar untuk berkembang bagi sang striker dalam Career Mode. ELDw. Os clubes de topo podem dar-se ao luxo de comprarem jogadores já feitos, na plenitude dos seus recursos, mas existem jovens estrelas que podem comprar e trabalhar para o futuro. A própria EA Sports libertou uma lista com algumas das melhores promessas do futebol mundial, contrações que podem tentar realizar no modo Carreira de FIFA não sejam aquisições baratas, longe disso, se estes jogadores forem desenvolvidos podem dar grande lucro no futuro - além dos proveitos futebolísticos de que podem desfrutar entretanto. Sem mais demora, aqui ficam as maiores promessas de FIFA 17, todos com idade inferior aos 22 / Clube / Idade / Posição / Pontuação Inicial Dele Alli / Tottenham Hotspur / 20 / CAM Ousmane Dembele / Borussia Dortmund / 19 / RM / 77 Renato Sanches / Bayern Munich / 19 /CM / 78 Anthony Martial / Manchester United / 20 / LM / 82 Marco Asensio / Real Madrid / 20 / CAM / 81 Alen Halilovic / Hamburger SV / 20 / CAM / 79 Youri Teilemans / Anderlecht / 19 / CM / 77 Kurt Zouma / Chelsea / 21 / CB / 80 Julian Brandt / Bayer Leverkusen / 20 / LM / 79 Kingsley Coman / Bayern Munich / 20 / LW / 81Angel Correa / Atletico Madrid / 21 / ST / 79 Mahmoud Dahoud / Borussia Monchengladbach / 20 / CM / 79 Gianluigi Donnarumma / AC Milan / 17 / GK / 76 Breel Embolo / Schalke 04 / 19 / RM / 76 Jose Maria Gimenez / Atletico Madrid / 21 / CB / 83 Kelechi Iheanacho / Manchester City / 19 / ST / 74 Mauricio Lemos / UD Las Palmas / 20 / CB / 80 Charly Musonda / Real Betis / 19 / LW / 77 Saul Niguez / Atletico Madrid / 21 / CM / 80 Marcus Rashford / Manchester United / 18 / ST / 76Publicidade Antonio Sanabria / Real Betis / 20 / ST / 78 Leroy Sane / Manchester City / 20 / RM / 79 Luke Shaw / Manchester United / 21 / LB / 80 Raheem Sterling / Manchester City / 21 / LM / 82 Jonathan Tah / Bayer Leverkusen / 20 / CB / 79 Hector Bellerin / Arsenal / 21 / RB / 79 Samuel Castillejo / Villarreal / 21 / LM / 80 Andreas Christensen / Borussia Monchengladbach / 20 / CB / 78 Timothy Fosu Mensah / Manchester United / 18 / CDM / 71 Joshua Kimmich / Bayern Munich / 21 / CM / 78Viktor Kovalenko / Shakhtar Donetsk / 20 / CAM / 75 Vincent Koziello / OGC Nice / 20 / CM / 79 Thomas Lemar / AS Monaco / 20 / RM / 78 Kylian Mbappe / AS Monaco / 17 / LW / 71 Maximilian Meyer / Schalke 04 / 20 / CAM / 80 Niklas Sule / TSG 1899 Hoffenheim / 20 / CB / 81 Bruma / Galatasaray / 21 / LW / 77 Andrija Zivkovic / Benfica / 20 / RM / 75 Leon Bailey / Genk / 19 / LM / 74 Keita Balde Diao / Lazio / 21 / LW / 78Riechedly Bazoer / Ajax / 19 / CM / 77 Vaclav Cerny / Ajax / 18 / RW / 69 Matheus Pereira / Sporting CP / 20 / LM / 74 / Danilo / SL Benfica / 20 / CM / 79 Bartomiej Drgowski / Fiorentina / 19 / GK / 71 Francisco Geraldes / Moreirense / 21 / CAM / 73 Leon Goretzka / Schalke / 04 / 21 / CM / 79 Alejandro Grimaldo / SL Benfica / 20 / LB / 77 Lucas Hernandez / Atletico Madrid / 20 / CB / 75 Alban Lafont / Toulouse FC / 17 / CK / 74PublicidadeGiovani Lo Celso / Rosario Central / 20 / CAM / 73 André Horta / SL Benfica / 19 / CM / 79 Borja Mayoral / VfL Woflsburg / 19 / ST / 77 Mikel Merino / Borussia Dortmund / 20 / CM / 75 Reece Oxford / West Ham United / 17 / CB / 66 Adalberto / Peñaranda / Udinese / 19 / ST / 76 Marco Pjaca / Juventus / 21 / LW / 76 Jairo Riedewald / Ajax / 19 / CB / 78 Alessio Romagnoli / AC Milan / 21 / CB / 78 Oliver Torres / Atletico Madrid / 21 / CM / 79Andre Silva / FC Porto / 20 / ST / 74 Jeisson Vargas / Estudiantes de La Plata / 18 / LW / 70 Julian Weigl / Borussia Dortmund / 20 / CDM / 79 Oleksandr Zinchenko / Manchester City / 19 / CAM / 74 Gelson Martins / Sporting CP / 21 / RM / 78 Theo Bongonda / Celta Vigo / 20 / LW / 75 Dani Ceballos / Real Betis / 20 / CAM / 77 Lewis Cook / Bournemouth / 19 / CM / 71 Maxwel Cornet / Olympique Lyon / 19 / LW Otavio / FC Porto / 21 / LW / 76 Ruben Neves / FC Porto / 19 / CDM / 75 Kasper Dolberg / Ajax / 18 / ST / 68 Godfred Donsah / Vitória Setúbal / 20 / CM / 75 Ryan Gauld Bologna 20 CAM 73 85 12 Jose Luis Gaya / Valencia / 21 / LB / 80 Serge Gnabry / Arsenal / 21 / RM / 72 Andreas Pereira / Manchester United / 20 / CAM / 73 Adnan Januzaj / Sunderland / 21 / LM / 76 Tin Jedvaj / Bayer Leverkusen / 20 / RB / 75 M'Baye Niang / AC Milan / 21 / ST / 78 Kenedy / Chelsea / 20 / LM / 73 Josh Onomah / Tottenham Hotspur / 19 / CAM / 70Divock Origi / Liverpool / 21 / ST / 78 Adam Ounas / Bordeaux / 19 / LM / 70 Oyarzabal / Real Sociedad / 19 / LW / 77 Levin Öztunali / Bayer Leverkusen / 20 / RM / 74 Matheus Pereira / Empoli / 18 / CAM / 70 Adrien Rabiot / Paris Saint Germain / 21 / CM / 78 Simone Scuffet / Udinese / 20 / GK / 74 Marc Stendera / Eintracht Frankfurt / 20 / CAM / 76 Bertrand Traore / Ajax / 20 / ST / 75 Vallejo / Eintracht Frankfurt / 19 / CB / 73 Timo Werner / RP Leipzig / 20 / ST / 75 Dibaca Normal dengan Waktu Menit Vivagoal – IGL – Memainkan game FIFA 20, terutama pada fitur Career Mode merupakan hal yang menyenangkan. Anda bisa memilih tim manapun dengan pemain asli yang ada di dalamnya. Melalui fitur ini, tim yang anda pilih diharuskan meraih prestasi guna kukuhkan diri sebagai salah satu tim yang patut diwaspadai. Saat ini, terdapat beberapa tim potensial yang bisa dijadikan opsi sebagai tim pilihan guna merusak dominasi liga masing-masing. Di Inggris, ada Everton dan Leicester yang memiliki potensi untuk mendobrak dominasi Big Six Premier League yang dikuasai Arsenal, Chelsea, Man United, Man City, Liverpool dan Tottenham. Sementara di Spanyol, Sevilla dengan kapastias mereka diklaim siap merangsek ke empat besar. Tim asal Andalusia itu merupakan tim yang cukup masif bergerak di bursa transfer musim panas kemarin. Tercatat, Rojiblancos mendatangkan 14 pemain anyar guna memberikan perbedaan dalam skuatnya. Di luar itu, ada juga tim yang tengah terluka untuk ditangani untuk diperbaiki prestasinya. AS Roma misalnya. Tim asal Ibu Kota Italia itu memang terlempar dari papan atas klasemen Serie A musim lalu karena kalah bersaing dengan Atalanta dan Inter Milan. Roma menjadi tim yang menarik untuk ditangani karena mereka memiliki berbagai pemain potensial dalam diri Cengiz Under, Justin Kluivert hingga Nicolo Zaniolo. Baca Juga 7 Pemain yang Bisa Menjadi Pembeda di FIFA 20 FUT Selain beberapa tim di atas, tersemat juga 7 tim lain yang memiliki potensi serta dana transfer yang memadai untuk diangkat prestasinya. Bedasarkan data yang dilansir dari fourfourtwo, tersemat 7 tim dari dataran Eropa yang menarik untuk dimainkan dan dibawa kembali berbicara banyak di kancah liga maupun ajang Liga Champions. Siapa saja mereka? Berikut daftarnya. Wolverhampton Wanderers Transfer budget £39m Wolves merupakan tim promosi yang tampil cukup signifikan pada musim kemarin. Sekedar pengingat, tim asuhan Nuno Esposito Santo itu berhasil berada di peringkat 7. Bahkan musim kemarin, mereka sempat mengalahkan beberpa tim besar asal London macam Arsenal, Chelsea dan Tottenham Hotspurs. Finishnya mereka di posisi ketujuh juga membawa berkah tersendiri. Wolves sukses lolos ke Europa League. Namun perjalanan mereka musim ini sedikit terseok. Hingga pekan ke-8 Premier League, tim yang bermarkas di Molineux ini tercecer di peringkat 11. Tentu saja hasil ini kurang baik untuk mereka yang sejatinya bisa berbicara banyak. Wolves sendiri merupakan tim yang bisa dimainkan dan dibawa berprestasi. Tim dengan logo Rubah itu memiliki sederet pemain potensial dalam diri Ruben Neves, Adama Traore, Raul Gimenez hingga Willy Boly. Anda juga diberi modal 39 Juta Pounds untuk berbelanja pemain lain guna mendongkrak prestasi tim. RB Leipzig Transfer budget £57m Pasca memastikan tiket promosi di musim 2016-17, performa RB Leipzig memang terbilang impresif. Di tahun pertama promosi, mereka sukses menduduki urutan kedua dengan raihan 67 poin. Hal tersebut pun membuat tim yang dimiliki salah satu perusahaan minuman berenergi itu tampil di Liga Champions untuk kali perdana sepanjang sejarah klub. Setelahnya, mereka seakan tak pernah keluar dari posisi 10 besar. Bahkan di musim ini, Leipzig pun menjadi ancaman berarti pasca dibesut pelaih muda potensial , Julian Negelsmann. Beberapa punggawa Bayern pun mewaspadai jika Leipzig bisa saja menjadi kompetitor mereka dalam memperebutkan gelar juara Bungesliga. Leipzig menjadi tim yang menarik untuk dimainkan. Anda bisa mempergunakan dana transfer sebesar 57 Juta Pounds guna merekrut pemain berkelas untuk menemani performa Timo Werner dan Marcel Sabitzer dalam tim. Leipzig sendiri memang berpotensi bisa merusak dominasi Bayern di Liga. Ajax Amsterdam Transfer budget £38m Musim lalu, boleh dibilang Ajax merupakan tim dengan daya ledak tinggi. Bagaimana tidak, mereka sukses mendulang Double Winners dan sukses melaju hingga babak semifinal Liga Champions. Hal terakhir sukses mereka lakukan pada thaun 1995 atau 24 tahun lalu Musim ini, cerita mungkin akan sedikit berbeda karena dua pemain kunci Ajax, Matthijs De Ligt dan Frenkie De Jong sudah pindah ke tim lain. Namun beberapa pemain potensial macam David Neres, Hakim Ziyech dan… masih bertahan di klub. Guna menggantikan peran De Ligt dan De Jong, anda dimodali dana transfer sebesa 38 Juta Pounds untuk dibelanjakan. Tentunya, uang tersebut bisa dialokasikan untuk menjaring bakat-bakat baru dari liga entah berantah yang potensial dengan harga yang cukup kompetitif. LOSC Lille Transfer budget £12m Musim lalu, Lille sukses merangsek ke posisi kedua Ligue 1. Semua itu tak lepas dari kerja keras Nicolas Pepe. Pemain asal Pantai Gading itu bisa dibilang menjadi ruh permaian tim berkat lesatan 22 gol dan 11 assist. Namun di musim ini, Pepe sudah hengkang ke Arsenal dengan mahar 80 Juta Euro. Sebagai pengganti, nama Yusuf Yazici menjadi suksesor pemain Pantai Gading itu. Menjadi sebuah tantangan tersendiri andai anda mampu membuat Lille memutus rantai dominasi PSG di ajang liga. Guna mengakomodir misi tersebut, anda memiliki budget 12 Juta Pounds untuk memperkuat tim. Sunderland Transfer budget £4m Pada pertengahan tahun 2000an, Sunderland merupakan tim kuda hitam yang cukup disegani. Namun hari ini, tim yang bermarkas di Stadium Of Light itu tak lagi bermain di Premier League. Pasca degradasi di tahun 2017, performa the Black Cats semakin tragis. Di musim 2019/20, Sunderland harus memulai kompetisi di Ligue 1. Berbagai permasalahan jelas tengah menimpa tim asal Wearsides ini. Menangani Sunderland dan mengembalikan mereka ke Premier League jelas merupakan sebuah pekerjaan yang cukup menantang. Anda tentunya ingin melihat Derby Tyne-Wear kontra Newcastle di kasta teratas sepakbola Inggris bukan? Untuk mewujudkan hal tersebut, manajemen Sunderland sudah menyiapkan dana tak kurang dari 4 Juta Pounds. Jika dana tersebut kurang, anda bisa meminjam berbagai pemain muda potensial dari tim-tim kasta atas lainnya. Asal memberi mereka menit bermain yang cukup, bukan tak mungkin pemain muda berbakat bisa anda dapatkan. AC Mlan Transfer budget £33m Pasca ditinggal pemain-pemain bintangnya dan dijual ke pihak luar, performa AC Milan seakan rontok begitu saja. Milan hari ini jelas berbeda dengan milan di medio 90an dan sebelum tahun 2010. Rossoneri sekaan bermain layaknya tim medioker. Mengembalikan kejayaan Milan, setidaknya ke papan atas merupakan sesuatu yang menarik untuk dicoba. Di atas kertas, materi pemain Setan Merah bisa dibilang tak kalah mentereng dengan berbagai nama beken macam Piatek, Suso hingga Paqueta. Untuk membuat Milan berada di tempat semestinya, di career mode, anda diberikan dana transfer tak kurang dari 33 Juta Pounds untuk membangun tim. West Ham United. Transfer budget £48m Pasca hengkangnya Dimitri Payet, Hammers seakan kehilangan ruh permainan. Mereka sudah mengeluarkan puluhan juta Pounds untuk megngembalian performa tim namun hasilnya seakan tak terlihat. Meski tanpa Payet, The Iron masih mampu bersaing untuk memperebutkan tempat di ajang Europa League. Bahkan di musim ini, armada asuhan Manuele Pellegrini sudah memiliki nama-nama besa macam Felipe Anderson dan Sebastian Haller. Keduanya bisa menjadi kartu as tim kala dibutuhkan. Adalah sebuah hal yang menarik andai West Ham bisa merusak dominasi Big Six. Tim asal London itu memiliki potensi nyata untuk merangsek dan mengobrak-abrik tatanan enam besar yang sudah terpatri sejak beberapa musim lalu. Untuk mewujudkan hal tersebut, anda diberikan dana transfer tak kurang dari 48 Juta Pounds untuk memperkuat tim. Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di Gim FIFA memang primadonanya anak bola. Selain gameplay-nya yang keren, FIFA selalu menyuguhkan fitur-fitur terbaru nan menarik. Tak heran dari dulu gim sepak bola ini terus menjadi pilihan utama para pemainnya, terlebih di musim 2020/2021 yang baru rilis awal Oktober satu fitur FIFA yang selalu menarik dimainkan adalah career mode. Dalam mode ini setiap pemain akan mengelola tim bak manajer sepak bola sesungguhnya. Nah, dalam memainkannya para pemain perlu membentuk skuadnya sekuat mungkin demi meraih itu para pemain perlu cerdik dalam membangun timnya. Mereka harus dapat mendatangkan pemain-pemain hebat yang bisa memberikan kemenangan. Terlebih para wonderkid potensial. Pasalnya, pemain tersebut dapat mencapai rating yang tinggi dan bisa menjadi prospek jangka panjang. Berikut adalah wonderkid paling potensial di FIFA Kylian Mbappé rating 90, potensial 95 CF dengan potensi tertinggi adalah Kylian Mbappé. Penggawa Paris Saint Germain ini sejak di FIFA 16 memang sudah menunjukkan potensinya. Maklum, di lapangan hijau pun pemain 21 tahun tersebut telah membuktikan bahwa ia pemain bintang. Bahkan saat ini Mbappé tercatat sebagai pesepak bola dengan nilai termahal di dunia. Tak heran FIFA memberikannya rating 90 dengan potensi menjadi Jadon Sancho rating 87, potensial 93 RM. dari Borussia Dortmund, Jadon Sancho, berada di tempat kedua sebagai wonderkid paling potensial. Permainan dan statistiknya yang gemilang bersama Die Borussen membuat FIFA memberikan rating 87 dengan potensi naik hingga 93. Mendatangkan Sancho tentu akan membuat sisi sayap kanan menjadi sangat kuat. 3. Kai Havertz rating 85, potensial 93 CAM adalah rekrutan anyar Chelsea, Kai Havertz. Mantan pemain Bayern Leverkusen itu diberikan FIFA rating 85 dengan potensi 93. Berposisi sebagai gelandang serang, Havertz pasti cocok banget buat para manajer yang suka dengan formasi 4-5-1 atau Joao Félix rating 81, potensial 93 CF Atletico Madrid, Joao Felix, berada di urutan keempat sebagai pemain muda terpotensial di FIFA 21. Felix memiliki rating 81 dan berpotensi naik menjadi 93. Selain menjadi penyerang CF, wonderkid 20 tahun itu juga bisa ditempatkan sebagai second striker SS. Dengan hal itu, para pemain jadi punya banyak opsi jika menempatkan Felix di lini depan. Hebat!5. Vinícius Junior rating 80, potensial 93 LW Junior menempati peringkat 5 dengan rating 80 dengan potensi menjadi 93 sebagai pemain sayap. Vinícius memiliki kelincahan dan kecepatan yang luar biasa. Bahkan penggawa Real Madrid itu terdaftar sebagai salah salah satu pemain tercepat di FIFA 21. Baca Juga 10 Pemain dengan Rating Terbaik di FIFA 21, Messi Ungguli Ronaldo! 6. Trent Alexander-Arnold rating 87, potensial 92 RB FIFA 21 Trent Alexander-Arnold tidak cuma tercatat sebagai wonderkid potensial. Arnold juga menjadi bek kanan dengan rating maksimal tertinggi dengan angka 92. kemampuan pemain muda Liverpool ini terbilang lengkap. Kecepatan, umpan, hingga dribble-nya FIFA berikan dengan angka yang cukup tinggi. Hal ini tentu membuat TAA patut menjadi incaran utama bagi pemain dengan formasi empat Erling Haaland rating 84, potensial 92 CF Sancho, FIFA juga memberikan rating yang tinggi bagi wonderkid Borussia Dortmund lainnya. Adalah Erling Haaland yang menempati peringkat 7 sebagai pemain muda potensial di FIFA 21. Berposisi sebagai penyerang tengah, Haaland mendapatkan rating 84 dan berpotensi menjadi 92. Pemain 20 tahun tersebut akan sangat cocok bagi para manajer yang mengandalkan striker yang bertipikal target man dan berjiwa predator di lini Matthijs de Ligt rating 85, potensial 92 CB posisi bek tengah terdapat nama Matthijs de Ligt dengan rating 85 dengan potensi naik hingga angka 92. Penggawa Piemonte Calcio Juventus juga terdaftar sebagai deretan bek-bek tangguh di FIFA 21. Memainkan formasi tiga atau empat bek, De Ligt dapat para manajer percayakan mengawal lini bekalang. Pasalnya, pemain berpaspor Belanda itu memiliki kemampuan bertahan yang tinggi di Gianluigi Donnarumma rating 85, potensial 92 GK Donnarumma menjadi pemain berposisi kiper dengan potensi tertinggi. Dengan rating 85, kemampuan Donnarumma dapat meningkat hingga mencapai angka 92. Memiliki skill kiper yang komplet dan tinggi, kiper 21 tahun tersebut patut jadi incaran utama di pos penjaga Lautaro Martínez rating 85, potensial 92 CF tempat terakhir terselip nama Lautaro Martínez. Pemain Inter Milan itu memiliki rating 85 dan berpotensi menjadi 92. Para manajer dengan permainan direct tentu patut mempertimbangkan sang pemain. Pasalnya, sebagai penyerang tengah, Lautaro merupakan tipe striker yang flexible dengan kemampuan menyerang yang pemain-pemain hebat memang menjadi esensi yang asyik dari gim FIFA. Namun, untuk meraih kemenangan strategi pun tidak bisa dikesampingkan. Bukan begitu para manajer? Baca Juga 10 Potret Wesley Fofana Wonderkid Baru Milik Leicester City IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis. 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID hY7sNXMiEnzyOx5p8Fw2_gvsIsEaih2j-C2pGGh3Za2iKdGXTcbnTg== Di FIFA 17 Anda dapat meminta pramuka, yang Anda kirim ke seluruh dunia untuk mencari pemain berbakat muda. Tapi itu butuh waktu dan uang, tergantung kualitas pramuka Anda. Apa yang akan lebih mudah daripada memiliki daftar dengan semua pemain muda dengan banyak potensi? Nah, Anda beruntung. Kami telah mengumpulkan daftar dengan pemain muda yang akan memperkuat tim Anda setelah beberapa saat. Dalam panduan FIFA 17 ini kami akan merinci striker muda terbaik, gelandang muda terbaik, pembela muda terbaik, dan kiper muda tidak selalu layak untuk hanya fokus pada pemain mahal. Ini akan membantu pengembangan jangka pendek Anda tentu saja, tapi juga menghabiskan banyak uang. Jika Anda merencanakannya dengan benar, Anda dapat meningkatkan talenta muda Anda sendiri dan menciptakan tim hebat itu, pemain muda merupakan investasi yang bagus. Semakin banyak mereka bermain dan semakin sukses mereka, semakin besar nilainya akan meningkat. Jika Anda melatih mereka benar-benar bagus, beberapa klub papan atas bahkan bisa menawarkan jutaan untuk lebih murah dan lebih membantu untuk meminta pemain muda yang bukan anggota tim dasar klub mereka saat ini. Anda bisa membelinya lebih cepat dan yang perlu diingat saat membeli pemain mudaDari semua pemain dengan potensi lebih tinggi dari 85, Reece Oxford memiliki potensi paling untuk memperbaiki performa terbaik. Pemain berusia 17 tahun itu memulai dengan West Ham dengan nilai total 66. Ini berarti dia bisa memperbaiki diri dengan total 20 poin. Dia adalah salah satu investasi jangka panjang terbaik untuk karir Anda. Jika beruntung, Anda bahkan bisa membelinya dengan harga yang relatif memainkan peran penting. Pemain muda dengan nilai keseluruhan lebih rendah seperti Oxford bisa dibeli lebih murah. Namun, pemain lain, yang sedikit lebih jauh dalam perkembangannya, mungkin investasi yang lebih aman. Anda mungkin bahkan tidak bermain 6 atau 7 musim dalam mode karir, yang berarti Anda tidak akan pernah melihat potensi berusia 17 tahun membuahkan hasil. Jika Anda mencari pemain dengan banyak potensi untuk membantu Anda dalam jangka pendek, periksa Anthony Martial nilai keseluruhan 82, Luke Shaw 82, Jonathan Tah 82 dan Breel Embolo 83. Pemain-pemain ini adalah aset yang terlalu fokus pada pemain dengan potensi tertinggi. Tentu saja, ini bukan masalah jika Anda memiliki banyak uang. Namun, jika Anda ingin melakukan tawar-menawar, carilah klub-klub kecil di luar liga. Apakah Anda benar-benar harus membayar harga tinggi untuk membeli Renato Sanches dari Bayern München jika Anda mungkin juga membeli Youri Tielemans dari Anderlecht?Bersikap fleksibel mengenai posisi. Ingatlah bahwa pemain mampu bermain di lebih dari satu posisi. Niklas Schüle bisa berupa bek kiri atau belakang tengah, misalnya. Terbaik Kiper Muda FIFA 17 Pemain Muda Terbaik FIFA 17LB - Left Back Luke Shaw Manchester United - Umur 21, Posisi LB, Potensi 88 Grimaldo SL Benfica - Umur 20, Posisi LB, Potensi 86 Gayà Valencia CF - Umur 21, Posisi LB, Potensial 85 CB - Center Back Kurt Zouma Chelsea - Umur 21, Posisi CB, Potensial 89 José María Giménez Atlético de Madrid - Umur 21, Posisi CB, Potensial 88 Mauricio Lemos UD Las Palmas - Usia 20, Posisi CB, Potensial 88 Jonathan Tah Bayer 04 Leverkusen - Umur 20, Posisi CB, Potensial 88 Andreas Christensen Borussia M'gladbach - Umur 20, Posisi CB, Potensi 87 Niklas Süle TSG 1899 Hoffenheim - Usia 20, Posisi CB, Potensial 87 Lucas Hernández Atlético de Madrid - Umur 20, Posisi CB, Potensial 86 Reece Oxford West Ham United - Usia 17, Posisi CB, Potensial 86 Jaïro Riedewald Ajax - Usia 19, Posisi CB, Potensial 86 Alessio Romagnoli Milan - Umur 21, Posisi CB, Potensial 86 Vallejo Eintracht Frankfurt - Usia 19, Posisi CB, Potensi 85 RB - Right Back Héctor Bellerín Arsenal - Umur 21, Jabatan RB, Potensial 87 Tin Jedvaj Bayer 04 Leverkusen - Umur 20, Posisi RB, Potensial 85 Terbaik Gelandang Muda FIFA 17 LM - Left Midfield Anthony Martial Manchester United - Umur 20, Posisi LM, Potensial 90 Julian Brandt Bayer 04 Leverkusen - Umur 20, Posisi LM, Potensial 88 Raheem Sterling Manchester City - Umur 21, Posisi LM, Potensial 88 Samu Castillejo Villarreal CF - Umur 21, Posisi LM, Potensial 87 Leon Bailey RC Genk - Umur 19, Posisi LM, Potensi 86 Matheus Pereira Sporting CP - Usia 20, Posisi LM, Potensial 86 Adnan Januzaj Sunderland - Umur 21, Posisi LM, Potensial 85 Kenedy Chelsea - Umur 20, Posisi LM, Potensial 85 Adam Ounas Girondins de Bordeaux - Umur 19, Posisi LM, Potensial 85 CM - Central Midfield Renato Sanches Bayern München - Umur 19, Posisi CM, Potensial 90 Youri Tielemans Anderlecht - Umur 19, Posisi CM, Potensi 89 Mahmoud Dahoud Borussia M'gladbach - Umur 20, Jabatan CM, Potensial 88 Saúl Atlético de Madrid - Umur 21, Posisi CM, Potensial 88 Joshua Kimmich Bayern München - Umur 21, Posisi CM, Potensial 87 Vincent Koziello OGC Nice - Umur 20, Jabatan CM, Potensi 87 Riechedly Bazoer Ajax - Umur 19, Posisi CM, Potensi 86 Danilo SL Benfica - Umur 20, Jabatan CM, Potensial 86 Leon Goretzka FC Schalke 04 - Umur 21, Posisi CM, Potensial 86 André Horta SL Benfica - Umur 19, Posisi CM, Potensi 86 Mikel Merino Borussia Dortmund - Umur 20, Posisi CM, Potensial 86 Óliver Torres Atlético de Madrid - Umur 21, Posisi CM, Potensial 86 Lewis Cook Bournemouth - Umur 19, Posisi CM, Potensial 85 Godfred Donsah Bologna - Umur 20, Jabatan CM, Potensial 85 Adrien Rabiot Paris Saint-Germain - Usia 21, Jabatan CM, Potensial 85 CDM - Central Defending Midfield Timothy Fosu-Mensah Manchester United - Umur 18, Posisi CDM, Potensi 87 Julian Weigl Borussia Dortmund - Umur 20, Posisi CDM, Potensi 86 Rúben Neves FC Porto - Umur 19, Posisi CDM, Potensial 85 CAM - Central Attacking Midfield Dele Alli Tottenham Hotspur - Umur 20, Posisi CAM, Potensial 90 Marco Asensio Real Madrid - Umur 20, Posisi CAM, Potensial 89 Alen Halilović Hamburger SV - Umur 20, Posisi CAM, Potensial 89 Viktor Kovalenko Shakhtar Donetsk - Umur 20, Posisi CAM, Potensial 87 Maximilian Meyer FC Schalke 04 - Umur 20, Posisi CAM, Potensial 87 Francisco Geraldes Moreirense - Umur 21, Posisi CAM, Potensi 86 Giovani Lo Celso Rosario Tengah - Usia 20, Posisi CAM, Potensial 86 Oleksandr Zinchenko Manchester City - Umur 19, Posisi CAM, Potensial 86 Dani Ceballos Real Betis Balompié - Umur 20, Posisi CAM, Potensial 85 Ryan Gauld Vitória Setúbal - Umur 20, Posisi CAM, Potensial 85 Andreas Pereira Manchester United - Umur 20, Posisi CAM, Potensial 85 Josh Onomah Tottenham Hotspur - Umur 19, Posisi CAM, Potensial 85 Matheus Pereira Empoli - Umur 18, Posisi CAM, Potensial 85 Marc Stendera Eintracht Frankfurt - Umur 20, Posisi CAM, Potensial 85 RM - Right Midfield Ousmane Dembélé Borussia Dortmund - Umur 19, Posisi, RM, Potensi 90 Breel Embolo FC Schalke 04 - Umur 19, Posisi RM, Potensial 88 Leroy Sané Manchester City - Umur 20, Posisi RM, Potensial 88 Thomas Lemar AS Monaco v20, Posisi RM, Potensi 87 Andrija Živković SL Benfica - Umur 20, Posisi RM, Potensi 87 Gelson Martins Sporting CP - Usia 21, Posisi RM, Potensial 85 Serge Gnabry Arsenal - Umur 21, Posisi RM, Potensial 85 Levin Öztunali Bayer 04 Leverkusen - Umur 20, Posisi RM, Potensial 85

pemain potensial fifa 17